Bagaimana Cara Kerja Sel Saraf

Dalam sistem syaraf pada tubuh, neuron merupakan sel sel syarafnya. Neuron inilah yang membawa impuls – impuls atau pesan pesan dalam bentuk muatan listrik yang lemah.

Muatan listrik yang lemah tersebut bergerak dengan kecepatan yang luar biasa yaitu sekita 100 meter perdetik. Artinya impuls itu bisa sampai anyer ke panarukan dalam waktu 10 detik saja.

Neuron akan menyampaikan impuls ketika sel syaraf ini menerima seperti misalnya cahaya yang masuk kemata, perubahan suhu tubuh atau impuls dari neuron yang berada didekatnya.

Stimulus tersebut akan menjalar sepanjang neuron dan selalu dengan arah yang sama. Neuron itu saling berdekatan, tetapi satu sama lain tidak bersentuhan pada suatu sambungan. Sambungan inilah yang disebut dengan sinaps. Ada celah kecil diantara ujung ujung halus dari kedua neuron.

Sinaps juga ada ketika neuron betemu dengan serabut otot. Ujung dari neuron akan bercabang menjadi ranting ranting yang setiap ujungnya disebut dengan sinpul sinaptik.

Bagaimana Cara Kerja Sel Saraf

Impuls yang disampaikan tudak melompati satu neuron ke neuron lain tetapi sinaps akan melepaskan zat zat kimiawi sehingga impuls dapat menyeberangi celah antara dua neuron.

Untuk sesaat impuls yang tadinya berupa muatan listrik yang lemah berubah menjadi signal kimiawi. Ketika signal kimiawi ini mencapai neuron berikutnya maka ia akan memicu neuron itu untuk meneruskan pesan

Beberapa sel neuron dibungkus oleh selapu yang dinamakan selaput myelin yang dibentuk oleh sel sel neurogi ( penunjang) yang disebut sel sel Schawn. Sel sel ini memilit dengan kuat disekeliling sel syaraf tertentu dan membungkus nya. Hal ini berf untuk membuat impuls syaraf bergerak lebih cepat.

Impuls – impuls syaraf selalu dibawa sepanjang neuron dengan arah yang sama. Kemudian impuls ini akan berjalan ke sistem syaraf pusat sepanjang neuron sensorik dan dari syaraf pusat ke neuron motorik.

Baca juga  Reaksi Reaksi Asam Amino

Kenapa impuls – impusl harus bergerak searah dalam neuron? Jawabannya adalah, jika yidak maka sistem syaraf akan menjadu kacau. Bayangkan saja di jalan raya yang melaju banyak kendaraan, jika tidak dibagi jalan kenarah satu dan mearah yang maka jalananpun akan menjadi kacau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *