Cara Memperoleh/Membuat Cu (tembaga)

Tembaga, adalah salah satu logam yang sangat banyak manfaatnya dalam kehidupan kita. Maka tidak heran banyak negara atau perusahaan mencoba menambangnya, karena memang harganya mahal dan sangat dibutuhkan. Tembaga tidak didapatkan dalam bentuk logam nya, melainkan bersenyawa dengan unsur lain membentuk bijih tembaga. Bijih tembaga inilah yang akan diproses untuk mendapatkan logam tembaga. Nah tahukah kalian bagaimana cara mereka mengekstrak tembaga dari bijihnya. Mari kita cari tahu yuk.

Mengekstrak tembaga dari bijihnya.
Proses dan metode yang digunakan untuk memgekstrak tembaga dari bijihnya tergantung pada jenis bijih itu sendiri. Ada bijih tembaga sulfida, tembaga silikat, tembaga karbonat dan tembaga sulfat. Yang akan saya bagikan kali ini adalah tentang cara mengekstrak tembaga dari bijih sulfidanya atau yang disebut mineral kalkopirit.

Kalkopirit memilki rumus molekul CuFeS2. Bijih ini mengandung persentase tembaga yang rendah.

Proses yang Terjadi
Bijih kalkopirit akan dipanaskan dengan silikon dioksida, kalsium karbonat dan oksigen yang ada diudara dalam beberapa rangkaian furnace.

Kemudian ion Cu2+ dari kalopirit akan direduksi menjadi tembaga(I)sulfida (Cu2S). Cu2S inilah yang akan digunakan untuk mendapatkan logam tembaga. Besi dalam kalkopirit juga akan diubah menjadi besi(II)silikat yang akan dibuang dari campuran.

Unsur belerang dalam mineral kalkopirit kebanyakan akan diubah menjadi gas SO2. Gas ini dapat dimanfaatkan untuk membuat senyawa H2SO4 dengan proses kontak.

Secara keseluruhan, reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut.

2CuFeS2 + 2SiO2 + 4O2 ==> Cu2S + 2FeSiO3 + 3SO2

Cu2Syang dihasilkan diubah menjadi Cu dengan cara mereaksikannya dengan oksigen diudara.

Cu2S + O2 ==> 2Cu + SO2

Nah sampai langkah ini kita sudah bisa mengetahui cara mengekstrak tembaga dari kalkopirit. Produk akhir yang dihasilkan adalah tembaga yang disebut juga blister tembaga dengan kemurnian diatas 98 %.

Baca juga  Elektrolisis Leburan Senyawa yang Mengandung Nitrat, Karbonat, dan Sulfat

Nah cara diatas adalah untuk mengekstrak tembaga dari mineral kalkopirit. Bagaimana cara mengekstrak Cu dari bikih tembaga lain. Berikut adalah caranya.

Mengekstrak tembaga dari bijih tembaga lainnya.
Tembaga bisa diekstrak dari bjih tembaga lain selain kalkopirit dan dilakukan dengan tiga langkah yang berbeda sebagai berikut :

Langkah 1
Mereaksikan bijih tembaga dengan larutan asam pekat seperti asam sulfat pekat untuk menghasilkan cairan bijih tembaga yang benar benar cair. Cara ini akan menghasilkan tembaga(II)sulfat.

Langkah 2
Tujuan kita adalah mengambil Cu(II)SO4 nya dari larutan asam diatas. Nah untuk itu kita masukkan kedalam campuran senyawa diatas sedikit pelarut organik yang bisa mengikat Cu(II)SO4. Pelarut organik ini harus tidak larut dalam air.

Nah sekarang kita sudah punya Cu(II)SO4 dalam pelarut organik. Untuk benar benar mengambilnya, maka kita akan reaksikan dengan asam sulfat yang baru yang akan menghasilkan Cu(II)SO4 dengan konsentrasi lebih pekat dari sebelumnya.

Langkah 3
Mengelektrolisis larutan Cu(II)SO4. Maka dikatoda logam ion Cu2+ dari tembaga(II)sulfat akan mengendap dikatoda.

Nah Cu yang mengendap itulah yang akan kita diambil sebagai tembaga.

Pemurnian tembaga 
Tembaga yang sudah didapatkan dari mineral kalkopirit, walaupun kemurniannya sudah tinggi tetapi tetap mengandung sedikit zat pengotor. Blister tembaga yang didapatkan pertama dimurnikan dengan cara menghilangkan belerang yang masih ada kemudian baru dielektrolisis untuk menghasilkan logam Cu yang benar benar murni.

Kegunaan Logam Tembaga
1. Digunakan sebagai kabel liatrik karena memiliki daya hantar yang baik dan juga mudah dibentuk

2. Digunakan untuk membuat pipa air, karena anti karat dan tidak bereaksi dengan air.

3. Bahan pembuat alat alat memasak. Hal ini disebabkan karena tembaga juga merupakan penghantar panas yang baik dan tidak bereaksi dengan air.

Baca juga  Soal Laju Reaksi Dekomposisi dan Pembahasannya

4. Sebagai bahan membuat kuningan. Kuningan adalah campuran logam tembaga dengan seng. Kedua logam ini sangat lunak dan jika dicampur, mereka menghasilkan kuningan yang jauh lebih keras dibandingkan unsurnya. Tembaga juga digunakan untuk membuat perunggu dengan mencampurnya dengan timah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *