Hidrolisis Disakarida dan Polisakarida

Hidrolisis Disakarida dan Polisakarida. Pemecahan (hidrolisis) molekul gula, pati, dan selulosa yang kompleks menjadi molekul monosakarida mudah dilakukan dalam laboratorium dengan cara mendidihkan larutan atau suspensi karbohidrat dengan larutan encer asam. Maltosa, pati, dan selulosa hanya membentuk glukosa pada hidrolisis sempurna.

Sukrosa menghasilkan fruktosa dan glukosa sama banyak dalam hidrolisis.

         Karena sukrosa memutar cahaya terpolarisasi ke kanan dan campuran hidrolisis itu memutar ke kiri, maka campuran glukosa-fruktosa yang dihasilkan disebut gula inversi. Campuran ini lebih manis daripada sukrosa dan juga tidak mudah mengkristal, bahkan di dalam larutan pekat sekalipun, sehingga lebih disukai daripada sukrosa untuk membuat kembang gula dan selai.

         Dalam membuat selai, asam-asam dari buah mengkatalisis hidrolisis sukrosa menjadi gula inversi. Karena itu penting untuk menambahkan seluruh gula pada awal pembuatan. Dalam pembuatan kembang gula, susu mentega (sisa susu setelah mentega diambil), cuka, atau krim tartar kadang-kadang ditambahkan sebagai katalis asam untuk hidrolisis itu.

Demikian pembahasan materi Hidrolisis Disakarida dan Polisakarida

Baca juga  Struktur Karbohidrat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *