Pembuatan, Sifat, Kegunaan dan Reaksi Metanol (CH3OH)

Metanol atau disebut juga metil alkohol adalah senyawa paling sederhana dari gugus alifatis/rantai terbuka alkohol dan merupakan senyawa pertama dari senyawa yang termasuk deret homolog alkohol.

Metanol adalah cairan bening tak berwarna, sangat mirip dengan air dan merupakan pelarut senyawa organik dan metanol sangat hidroskopis. Hidroskopis adalah sifat suatu zat yang dapat menarik molekul air dari udara sehingga metanol harus ditutup rapat agar tetap murni.

Metanol memiliki bau yang menyenangkan dan memiliki rasa seperti terbakar. Metanol sangat berbahaya bagi syaraf karena merupakan salah satu racun syaraf.

Struktur metanol

 Struktur Metanol

Berikut beberapa sifat fisika dari metanol.
Titik leleh : – 97 degC
Titik didih : 65 degC
Massa jenis : 0.8

Cara Membuat Metanol
Metanol dibuat dengan cara yang berbeda dengan senyawa alkohol lainnya. Metanol dibuat dari fraksi minyak bumi nafta pada pengolahan minyak bumi. Nafta yang ada akan direaksikan dengan uap air yang panas pada suhu sekitar 1000 degC. Dibawah tekanan dan suhu yang tinggi inilah akan dihasilkan gas gas yang akan membentuk metanol.
   
                               1000 degC
C (nafta) + H2O(g) =====> CO + H2

Gas gas yang dihasilkan adalah gas karbon monoksida (CO) dan gas hidrogen (H2). Ketika rasio gas ini telah dihasilkan dengan perbandingan 2 : 1,  dengan menambahkan katalis ZnO maka akan bereaksi membentuk metanol.

                400 degC
CO + 2H2 =====> CH3OH

Sifat Kimia Metanol
Jika metanol dibakar, maka akan menghasilkan api dengan warna biru pucat dan tidak berpendar membentuk karbon dioksida dan uap air.

Baca juga  Hubungan Mol dengan Jumlah Partikel dan Massa Zat

CH3OH + O2 ==> CO2 + H2O

Metanol dapat dioksidasi dengan beberapa agen pengoksidasi berikut :
1. K2Cr2O7
2. Na2Cr2O7
3. KMnO4

Menghasilkan formaldehid.
               [o]
CH3OH ===> HCHO + H2O

Jika agen pengoksidasi nya masih bersisa, maka ia dapat mengoksidasi formaldehid menjadi asam format.
           [o]
HCHO ===> HCOOH

Oksidasi katalitik metanol
Okaidasi katalitik dari metanol menggunakan kawat platinum adalah salah satu hal yang menarik. Misalnya pesawat model menggunakan reaksi oksidasi katalitik ini untuk menggantikan mesin. Panas yang dihasilkan cukup untuk memicu mesin pesawat model hidup.

Reaksi Dehidrogenasi Metanol
Jika metanol dipanaskan pada logam tembaga, maka metanol juga dapat teroksidasi menjadi formaldehid dengan membebaskan molekul hidrogen. Reaksi pembebasan molekul hidrogen ini yang disebut reaksi dehidrogenasi.

CH3OH ====> HCHO + H2

Reaksi dehidrasi
Metanol sebenarnya tidaklah menjalani reaksi dehidrasi seperti glukosa misalnya. Tetapi ketika metanol direaksikan dengan asam sulfat pekat maka akan terbentuk senyawa ester dan membebaskan molekul air.

2CH3OH + H2SO4 ===> (CH3S)2SO4 + H2O

Reaksi esterifikasi metanol.
Jik direaksikan dengan asam karboksilat, maka metanol akan membentuk ester.

CH3OH+CH3COOH ==> CH3-COO-CH3 + H2O

Reaksi subtitusi metanol dengan logam natrium.
Seperti senyawa alkohol lainnya, metanol juga bereaksi dengan logam Na.

Reaksi yang terjadi sebagai berikut :
2CH3OH + 2Na ==> 2CH3ONa + H2

Senyawa yang dihasilkan adalah natrium metoksida.

Reaksi subtitusi Metanol oleh PCl5
Nah, matanol juga bereaksi dengan PCl5 dan menjadi pembeda dengan eter yang tidak bereaksi dengan PCl5.

Reaksi yang terjadi:
CH3OH + PCl5 ==> HCl + CH3Cl + POCl3

Subtitusi metanol hidrogen klorida.
Reaksi ini akan menghasilkan senyawa alkil halida dari Cl.

Baca juga  Reaksi Ion Peroksidisulfat (S2O8–2) dengan Ion Iodida (I–)

CH3OH + HCl ==> CH3Cl + H2O
 
Kegunaan Metanol
Metanol adalah zat yang sangat esensial dalam kehidupan manusia. Dari kalian bangun tidur sampai tidur lagi, metanol membantu kalian mengerjakan tugas tugas secara normal. Kita bisa menemukan metanol dalam silikon yang ada di sampo, dalam PET yaitu bahan palstik untuk membuat botol. Kamu juga bisa menemukan metanol dalam komponen komponen mobil dan juga bahan bakarnya.

Metanol ada pada bahan jaket bulu domba yang kalian pakai untuk menghangatkan diri dikala hujan. Secara industri, metanol digunakan untuk membuat senyawa formaldehid dengan cara mengoksidasi nya. Dilaboratorium, biasanya.metanol digunakan sebagai pelarut organik dan bahan bakar spiritus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *