Penjelasan Mengapa Pi Sama Dengan 180 Derajat

Penjelasan Mengapa Pi Sama Dengan 180 Derajat
adalah angka 3,14, angka ini sering muncul dalam mempelajari fisika dalam materi gerak melingkar, gerak harmonik sederhana, dan gelombang, jadi sangat penting sekali untuk memahami dari mana asal bilangan ini, dan harus faham juga kapan memakainya sebagai 3,14 atau sebagai,banyak yang tidak tahu bahwa angka ini sebenarnya  berasal dari perbandingan keliling lingkaran dengan jari-jarinya. Keliling benda berbentuk lingkaran bisa diukur menggunakan benang, lalu benang tersebut yang memenuhi satu lingkaran bisa diukur dan dibandingkan dengan diameter lingkaran yang terukur.

Hasilnya akan selalu 3,14, maka dari hasil percobaan dan pengamatan tersebut bisa dituliskan rumus keliling lingkaran

Kemudian jika kita lihat busur AOB pada gambar lingkaran di atas, membentuk sudutdi titik o. Ketika kita ambil sudut yang sangat kecil, bentuk matematik untuk menentukan besar tali busur AB adalahpersamaan ini diperoleh darijika sudutsangat kecil makamakasehingga besar tali busurberarti nilai AB bisa berubah jika ada perubahanmaka persamaannya menjadi

adalah bentuk penghitungan panjang keliling atau tali busur lingkaran yaitu besar sudut dikalikan dengan jari-jarinya.

Kita amati lagi sesuai dengan analisa di atas

Bentuk satu keliling lingkaran

Sudut yang terpenuhi dalam satu keliling lingkaran adalahatau

Bentuk setengah lingkaran

Sudut yang terpenuhi dalam setengah lingkaran adalahatau

Bentuk seperempat lingkaran

Sudut yang terpenuhi dalam seperempat lingkaran adalahatau

Dari hasil pengamatan tersebut dapat disimpulkan bahwa keliling lingkaran itu selalu sebuah besaran atau parameter yang dikalikan dengan jari-jari dan besaran itu setara dengan sudut

Kemudian pada pengamatan setengah lingkaran sudut itu setara dengansetara dengan besar sudut seratus delapan puluh derajat, yang artinya sudut itu ada dua kesetaraan bisa dinyatakan dalam bentuk atau dalam bentuk derajat, tetapi untuk menghitung besaran panjang misalnya keliling lingkaran besaran sudut itu harus dinyatakan dalam bentuk  bukan dalam bentuk derajat.

Baca juga  BARISAN DAN DERET: CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *