Sistem Koloid secara Umum

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering bahkan selalu menggunakan bahan-bahan kimia, seperti sabun, minyak wangi, pasta gigi, dan lain-lain. Bahan-bahan kimia tersebut tidak dalam bentuk padatan maupun larutan, tetapi dalam bentuk antara padatan dan larutan yang disebut koloid. Sistem koloid perlu kita pelajari karena berkaitan erat dengan hidup dan kehidupan kita sehari – hari. Cairan tubuh, seperti darah adalah sistem koloid; bahan makanan, seperti susu, keju, nasi dan roti adalah sistem koloid; cat, berbagai jenis obat, bahan kosmetik, tanah pertanian juga merupakan sistem koloid.

Dalam kehidupan sehari-hari kita juga sering menemukan zat yang memiliki sifat berbentuk campuran homogen namun tidak bening, atau keruh, seperti berbagai jenis minuman, susu atau pylox. Dispersi koloid dapat berupa gas, cairan atau pun padatan. Terdapat beberapa contoh koloid berikut ini:

Sistem koloid dapat juga dijumpai di alam. Udara yang melingkupi bumi mengandung partikel-partikel zat padat (debu), dan zat cair yang tersebar merata membentuk sistem koloid. Hal ini menyebabkan mengapa langit pada siang hari berwarna biru sedangkan pada saat matahari terbenam, langit di ufuk barat berwarna jingga atau merah.

Pada artikel di blog kokim ini, ada beberapa hal yang akan dibahas apa-apa saja yang berhubungan dengan sistem koloid, diantaranya:

  1.  Pengertian sistem koloid
  2.  Komponen penyusun koloid
  3.  Macam-macam sistem koloid
  4.  Sifat-sifat koloid
  5.  Pembuatan koloid
  6.  Koloid dalam keidupan sehari-hari

Demikian pembahasan materi Sistem Koloid secara Umum. Silahkan teman-teman ikuti submateri pada link di atas atau juga bisa melalui artikel terkait setiap di bagian bawah artikel. Semoga materi ini bermanfaat. Terima kasih.

Baca juga  Sifat-sifat Koloid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *