Tata Nama Senyawa Alkena

Tatanama Senyawa Alkena. Alkena adalah hidrokarbon alifatik tak jenuh yang memiliki satu ikatan rangkap (C = C). Senyawa yang mempunyai dua ikatan rangkap disebut alkadiena, yang mempunyai tiga ikatan rangkap disebut alkatriena, dan seterusnya. Bagaimana rumus umum alkena?
Perhatikan senyawa-senyawa di bawah ini kemudian bandingkan!

Pada alkana, ikatan C dengan C merupakan ikatan tunggal, sedangkan pada alkena terdapat satu ikatan rangkap dua, sehingga alkena termasuk senyawa hidrokarbon tidak jenuh, artinya alkena masih mempunyai daya ikat terhadap molekul lain akibat adanya ikatan rangkap di antara atom C-nya.

Kesimpulan yang dapat diambil bahwa alkena ternyata mengikat lebih sedikit dua atom hidrogen dibandingkan alkana. Karena rumus umum alkana C$_n$H$_{2n + 2}$, maka rumus umum alkena adalah (James E. Brady, 1990): C$_n$H$_{2n}$ .

Perhatikan rumus molekul beberapa alkena dan namanya pada Tabel berikut ini:

Tatanama senyawa hidrokarbon alkena.

Tata nama alkena menurut IUPAC pada umumnya sama dengan cara pemberian nama pada alkana dengan catatan sebagai berikut:

a. Akhiran -ana menjadi -ena.
Contoh:
C$_2$H$_4$ namanya etena
C$_3$H$_6$ namanya Propena
C$_5$H$_{10}$ namanya Pentena

b. Letak ikatan rangkap ditunjukkan dengan nomor, ditulis sebelum nama alkena rantai utama yaitu rantai terpanjang yang mengandung ikatan rangkap. Pemberian nomor dimulai dari atom karbon yang terdekat dengan ikatan rangkap.
Contoh:

c. Alkena bercabang diberi nama dimulai dengan nomor cabang, tanda (-), namanya alkil, nomor tempat ikatan rangkap, tanda (-), dan nama rantai utama.
Contoh:

Demikian pembahasan materi Tatanama Senyawa Alkena dan contoh-contohnya.

Baca juga  Sifat Sfat dan Pembuatan Alkana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *